Dulu Rekan Rashford & McTominay di MU, Kini Jadi Tukang Kue

Tak banyak yang tahu bahwa perjalanan seorang pemain muda di akademi besar seperti Manchester United tidak selalu mulus. Ada yang jadi bintang dunia, ada pula yang harus memulai dari nol lagi.

Salah satunya adalah sosok mantan calon bintang yang tumbuh bersama Marcus Rashford dan Scott McTominay, namun kini justru menemukan jalan lain di dunia kue.

Hidupnya berputar 180 derajat dari lapangan rumput, terbang ke Italia, merantau ke Belgia, hingga akhirnya kembali ke rumah untuk membangun usaha keluarga. Perjalanan yang tidak hanya getir, tetapi juga manis seperti kue buatannya.

Dari Tottenham ke Akademi MU

Pemain yang akan kita bahas ini adalah Ntumba Massanka yang lahir di Tottenham dari keluarga pendeta, lalu pindah ke Manchester saat usianya empat tahun. Setahun kemudian, bakat sepak bolanya tercium ketika ia tampil di sebuah turnamen di The Cliff, markas latihan lama Manchester United.

“Saya bahkan tidak pernah main Sunday League. Yang saya tahu hanya latihan di Manchester United,” kata Massanka via Talksport.

Selama enam tahun ia ditempa di akademi MU, termasuk ikut tur ke Italia melawan Ajax, Real Madrid, dan Inter Milan. Saat itu, pelatih di tim akademi Eamon Mulvey mengingatkannya:

“Ini klub terbesar di dunia. Semua orang akan menginginkan bajumu.”

Dan benar saja, pemain lain berebut jersey mereka di hotel meski baru berusia 12 tahun.

Hari Terpahit Massanka Dilepas Manchester United

Tak lama kemudian, justru di masa menjelang remaja, Massanka menerima kabar terburuk: dilepas dari Manchester United.

Ia mengungkap: “Saya tidak pernah lebih patah hati daripada hari saya dilepas klub. Saya sakit seminggu, tidak keluar kamar sama sekali.”

Baginya, akademi MU bukan hanya tempat bermain bola, tetapi keluarga kedua. Kehilangan itu membuatnya merasa seperti diusir dari rumah sendiri.

Melihat Rashford & McTominay Naik Level

Dua mantan rekan akademinya terbang lebih tinggi. Scott McTominay menemukan karir baru di Napoli, sementara Marcus Rashford, adik angkatannya, dipinjamkan ke Barcelona.

Massanka justru merasa bangga: “Kalau Marcus pergi dari United, klub yang cocok ya Barcelona. Pemain terbaik harus main di klub terbaik.”

Tentang McTominay, ia mengatakan: “Dari kecil saya pikir Scott akan jadi kapten Manchester United. Dia pemain terbaik di angkatan saya.”

BACA JUGA: Jika Tak Ada Pemain Ini, Mane 100% Gabung Manchester United

Merantau dan Mencari Jati Diri

Setelah meninggalkan MU, Massanka sempat berlabuh di akademi Manchester City, menandatangani kontrak profesional dengan Burnley, dan merantau ke Belgia, Italia, serta Siprus.

Namun momen terbaik justru hadir saat beberapa tahun memperkuat Wrexham, jauh sebelum klub asal Wales itu viral karena diakuisisi Ryan Reynolds.

Ironisnya, justru seorang selebritas Wales, Robbie Savage, yang membawanya kembali ke Inggris saat menjabat sebagai direktur sepak bola Macclesfield.

Dari Rumput Stadion ke Aroma Oven

Inilah babak paling manis dalam hidup Massanka. Ia membantu Macclesfield (The Silkmen) menjuarai NPL Division One West pada 2023, bukan hanya dengan gol-golnya sebagai striker, tetapi sekaligus membantu keluarga menjalankan bisnis kue, Tshibangzbakes, yang bermula dari inisiatif sederhana: ia belikan bahan, ibunya dan saudara membuat kue, lalu ia bawa ke ruang ganti Macclesfield.

“Kami baru saja menjuarai liga. Saya pikir, ‘Baiklah, biar saya bawa kue ini ke teman-teman. Sekalian merayakan.’”

Hasilnya? Para pemain Macclesfield menghabiskan kue-kue itu hanya dalam 10 menit, dan momen itulah yang mendorong Massanka untuk mulai memanfaatkan jaringan sepakbolanya demi mengembangkan bisnis keluarga tersebut.

Pesan Massanka untuk Akademi: Jangan Hanya Cetak Pemain

Kini ia aktif menyuarakan pentingnya pembinaan mental dan masa depan pemain muda.

Ia mengatakan: “Setiap klub harus tahu apa yang pemain sukai di luar sepak bola. Jadi ketika karir berhenti, mereka punya hal yang bisa dikejar.”

Ia bersyukur memiliki keluarga dan bisnis yang menjadi penyelamat hidupnya setelah sepak bola.

Perjalanan Ntumba Massanka menunjukkan bahwa masa depan tidak selalu seperti yang kita bayangkan. Namun selama pintu lain terbuka, bahkan pintu oven sekalipun, kita bisa menemukan kebahagiaan yang sama, atau bahkan lebih besar.

FAKTA TERBARU:

Leave a comment

Artikel Terbaru

Temukan Artikel Lainnya

🚨 Peringatan Penting!

Website resmi OlahBola hanya di olahbola.com.

Kami tidak bertanggung jawab atas situs website atau akun media sosial di luar yang tercantum di website resmi kami.

Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan OlahBola.

Pastikan hanya mengakses informasi dan layanan resmi kami melalui olahbola.com untuk mendapatkan layanan konten sepak bola terpercaya.