John Herdman Harap Pemain Liga 1 Ini Tembus Level Lebih Tinggi

Kiprah John Herdman bersama Timnas Indonesia resmi dimulai. Pelatih asal Inggris itu tiba di Indonesia pada 10 Januari 2026 dan diperkenalkan ke publik pada Selasa (13/1) kemarin. Tapi jangan bayangkan Herdman langsung santai menikmati jet lag, nyatanya, dia langsung “kerja”.

Bahkan sebelum benar-benar menetap, Herdman sudah mencuri waktu untuk menyelami atmosfer sepak bola nasional. Salah satu caranya: menonton duel klasik Persib Bandung vs Persija Jakarta di Super League 2025/26 pada 11 Januari lalu.

Memang bukan dari tribun stadion, melainkan lewat layar kaca. Tapi, seperti kata pepatah sepak bola: panas derby tak pernah hilang meski ditonton dari sofa.

“Saya pikir kita harus mengakui dan menghargai liga profesional di sini. Saya sempat menonton El Clasico beberapa malam lalu di TV, pertandingannya sangat panas dan penuh gairah,” ujar Herdman.

@olahbolacom

Herdman tolak main di Piala Dunia 2026, karena maunya ke Piala Dunia 2030 bareng Indonesia 🫡 Dari bangun tidur aja, beliau udah selalu kepikiran gimana caranya bawa Indonesia ke Piala Dunia. Niat awal yang baik, semoga bisa berakhir dengan hasil yang baik juga ya, sob. Melihat track record kepelatihannya, John Herdman layak diberikan waktu dan kesempatan untuk membawa negara terbesar di ASEAN dan negara dengan jumlah penduduk ke-4 terbanyak di dunia ini bersaing di level yang lebih tinggi. Gimana sob, kita siap nggak buat sabar tanpa #herdmanout di laga-laga awal, dan jalan bareng sampai mimpi itu kejadian? 🇮🇩 #timnasindonesia #johnherdman

♬ original sound – OlahBola.com – OlahBola.com

Liga Domestik = Pondasi Timnas

Herdman menegaskan bahwa komitmen pada kompetisi lokal adalah fondasi utama masa depan Timnas Indonesia. Ia tak mau hanya bergantung pada pemain abroad atau nama besar semata.

“Memiliki komitmen terhadap liga domestik di sini adalah fondasi masa depan kita. Karena kalau pelatih timnas tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi pemain-pemain lokal,” tegasnya.

Bagi fans Timnas, ini sinyal penting. Pelatih timnas yang mau nonton liga domestik bahkan sebelum mulai kerja resmi, biasanya bukan tipe yang sekadar numpang nama.

Rizky Ridho Masuk Radar

Saat menyaksikan laga Persib kontra Persija, mata Herdman tertuju pada satu nama yang sudah akrab di telinga publik: Rizky Ridho.

“Kita punya pemain seperti Rizky Ridho yang tampil baik di liga tersebut dan mudah-mudahan dia bisa naik ke level berikutnya,” ungkap Herdman.

Pujian ini terasa spesial. Bukan hanya karena datang dari pelatih timnas, tapi karena Herdman dikenal sebagai sosok yang membangun tim lewat proses, bukan instan. Artinya, pemain lokal yang konsisten punya peluang nyata, bukan sekadar pelengkap daftar panggil.

Menunggu Debut di FIFA Matchday

Setelah perkenalan resmi, Herdman mulai menjalin komunikasi dengan para pemain Timnas Indonesia. Namun, publik kemungkinan baru akan melihatnya memimpin langsung Skuad Garuda pada FIFA Matchday bulan Maret mendatang.

Di agenda tersebut, PSSI merencanakan laga uji coba yang sekaligus menjadi debut Herdman sebagai nahkoda baru Timnas.

Singkatnya: pelatih baru, pendekatan baru, dan mudah-mudahan harapan baru. Kalau dari awal saja dia sudah nonton Persib vs Persija, publik tentu berharap Herdman juga siap begadang bersama meraih mimpi sepak bola Indonesia ke Piala Dunia.

FAKTA TERBARU:

Diincar Rangnick Tapi Ditolak MU, Kini Calon Ballon d’Or 2026

Mourinho, Tuchel, Mancini: 11 Pelatih dengan Pesangon Termahal

Mengapa Mourinho dan Guardiola Berubah dari Sahabat Jadi Rival?

Leave a comment

Artikel Terbaru

Temukan Artikel Lainnya

🚨 Peringatan Penting!

Website resmi OlahBola hanya di olahbola.com.

Kami tidak bertanggung jawab atas situs website atau akun media sosial di luar yang tercantum di website resmi kami.

Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan OlahBola.

Pastikan hanya mengakses informasi dan layanan resmi kami melalui olahbola.com untuk mendapatkan layanan konten sepak bola terpercaya.