Kalau baca judulnya, pasti banyak yang spontan mikir, “Hah? Messi? Atletico Madrid? Yang bener aja!”
Tenang, kamu nggak salah baca. Lionel Messi memang pernah turun ke lapangan sambil mengenakan jersey berlogo Atletico Madrid pada tahun 2009. Cerita ini jarang banget dibahas, padahal lumayan mind-blowing.
Messi Pakai Jersey Atletico (Beneran!)
Peristiwa unik ini terjadi pada Oktober 2009 di kampung halaman Messi, Rosario. Sebuah pertandingan amal digelar di Stadion Newell’s Old Boys, diselenggarakan oleh Yayasan Atletico Madrid bekerja sama dengan Fundacion Pupi Zanetti. Slogannya pun menyentuh banget: “solidaritas tanpa batas.”
Waktu itu Messi masih berusia 22 tahun, dan di babak pertama ia bermain untuk tim yang dikapteni oleh pemain Atletico Madrid saat itu, Maxi Rodriguez. Iya, benar! Messi pakai jersey yang mirip seragam Atletico Madrid.

Di babak kedua, ia pindah tim dan memperkuat tim Fundacion Pupi milik Javier Zanetti. Pertandingannya sendiri berakhir dengan skor 6-4 untuk tim Maxi, dan Messi tetap berhasil mencetak gol meski di babak kedua main untuk tim yang berbeda. Kapan lagi lihat Messi gonta-ganti tim dalam satu pertandingan?
@olahbolacom Yang bisa sebutin klub di LaLiga ga lebih 30 detik coba komen dibawah 👇 #RealMadrid #Barcelona #elclassico #laliga #sepakbola
♬ original sound – OlahBola.com – OlahBola.com
Atletico Hampir Datangkan Messi Pada 2021
Nah, ternyata hubungan Messi dengan Atletico Madrid bukan cuma berhenti di pertandingan amal itu. Ada cerita lain yang nggak kalah menarik.
Ketika Barcelona memutuskan tidak memperpanjang kontrak Messi pada musim panas 2021, berbagai rumor heboh bermunculan. Man City dan PSG jelas menjadi kandidat kuat, tapi ternyata Atletico Madrid juga ikut mencoba “peruntungan”.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengakui hal ini secara jujur:
“Saya akan memberitahu sebuah rahasia kecil. Ketika kontrak Messi rumit di Barcelona, saya menelepon Luis Suarez. Saya tidak menelepon langsung ke Leo tetapi Luis yang melakukannya,” ujar Simeone seperti dilansir Marca.

Ia meminta bantuan Luis Suarez, sahabat dekat Messi sekaligus mantan rekan setim yang baru saja gabung Atletico. Menurut Simeone langkah itu cuma berlangsung beberapa jam sebelum PSG “mengunci” Messi.
“Saya memintanya mencari tahu bagaimana keadaannya, tetapi pada akhirnya PSG langsung terobsesi mengejarnya,” kata Simeone.
Ya, wajar saja. Membayangkan Messi main di Atletico yang bermain dengan gaya Simeone? Sepertinya cuma bisa terjadi di Football Manager.
BACA JUGA: Nasib Miris Cristian Ceballos, Wonderkid Lebih Hebat dari Messi
Messi-Suarez: Persahabatan yang Bikin Transfer Drama Semakin Seru
Kedekatan Messi dan Suarez memang sudah seperti saudara. Mereka jadi duo mematikan di Barcelona selama bertahun-tahun sebelum akhirnya Suarez “dibuang” pada 2020. Bahkan, banyak yang bilang kepindahan Suarez ke Atletico terjadi karena saran Messi.

Hasilnya? Debut Suarez langsung meledak dengan dua gol dan satu assist. Andai Messi akhirnya ke Atletico, mungkin LaLiga bakal terasa seperti cerita fan-fiction yang kebablasan.
Bukan Messi Datang, Tapi Griezmann Pulang
Walau mereka gagal mendatangkan Messi, kedua klub tetap melakukan transaksi lain di bursa transfer musim panas 2021: Antoine Griezmann kembali ke Atletico sebagai pemain pinjaman dengan kewajiban membeli seharga 40 juta euro.
Tidak sama, tapi lumayan lah.
Kisah yang Layak Masuk Arsip Sepak Bola
Perjalanan Messi selalu punya kejutan. Mulai dari pakai jersey Atletico di pertandingan amal, sampai hampir digaet Atletico lewat jalur “teman dekat”.

Kisah ini mungkin bukan yang paling sering dibahas media, tapi justru jadi bagian menarik dari perjalanan panjang karir Messi.
Siapa sangka? Pada satu titik dalam sejarah, Lionel Messi memang pernah mewakili Atletico Madrid, meski hanya dalam sebuah laga amal.
FAKTA TERBARU:




