Dejan Stankovic merayakan kemenangan bersama Inter Milan sambil membawa bendera Serbia
Kok Bisa Stankovic Main di Tiga Piala Dunia Untuk 3 Negara Berbeda?

Bagi sebagian besar pemain sepak bola, tampil di Piala Dunia adalah mimpi terbesar seumur hidup. Pakai jersey kebanggaan, dengar lagu kebangsaan, dan membawa nama negara ke panggung paling bergengsi.

Namun, hampir tak ada pemain yang membayangkan jika akan bermain untuk tiga negara berbeda. Aneh? Iya. Mustahil? Ternyata tidak.

Hanya ada satu pemain dalam sejarah sepak bola dunia yang pernah melakukannya: Dejan Stankovic, sosok yang identik dengan Inter Milan dan Lazio ini dikenal sebagai gelandang pekerja keras dan elegan. Bagaimana ceritanya dia bisa mewakili tiga negara berbeda?

Piala Dunia Pertama: Yugoslavia (1998)

Dejan Stankovic saat membela tim nasional Yugoslavia

Di usia 19 tahun, Stankovic sudah menjadi bintang muda Red Star Belgrade dengan menjadi kapten tim termuda sepanjang sejarah klub. Dengan modal itu membuatnya dipanggil ke tim nasional Yugoslavia untuk Piala Dunia 1998 di Prancis.

Dia tampil di fase grup, tapi Yugoslavia terhenti di babak 16 besar setelah kalah 2-1 dari Belanda.

Dari sini semuanya masih normal. Satu pemain, satu negara. Masalahnya? Negaranya bubar.

@olahbolacom

Build a perfect player versi Rafael Struick. Ada yang sependapat? 😊 #fyp #sepakbola #football #rafaelstruick #timnasindonesia

♬ original sound – OlahBola.com – OlahBola.com

Piala Dunia Kedua: Serbia & Montenegro (2006)

Dejan Stankovic mengenakan jersey Serbia dan Montenegro di Piala Dunia 2006

Tahun 2001, Yugoslavia pecah. Dari satu negara, terbentuk enam negara merdeka.

Karena lahir di Beograd, Stankovic otomatis menjadi bagian dari negara baru: Serbia & Montenegro. Perubahan politik yang berantakan membuat tim ini gagal tampil di Piala Dunia 2002.

Empat tahun kemudian, Serbia & Montenegro akhirnya lolos ke Piala Dunia 2006 di Jerman. Tapi mereka kena “hadiah” pahit: masuk Grup Neraka bersama Argentina, Belanda, dan Pantai Gading.

Hasilnya? Tiga kali kalah, kebobolan 10 gol, dan pulang paling awal. Kalau ini game bola, pasti controller-nya udah dibanting.

Namun, masalah politik belum selesai juga. Pas turnamen berlangsung, Montenegro justru memutuskan referendum dan berpisah dari Serbia. Jadi setelah Piala Dunia itu, negara gabungan itu resmi bubar.

Dan inilah plot twist terbesar perjalanan Stankovic.

BACA JUGA: Nyaris ke U-17 Indonesia, Kini Tinggalkan Man City Demi Kuliah di Oxford

Piala Dunia Ketiga: Serbia (2010)

Setelah perpecahan, Stankovic kini menjadi warga Serbia. Bukan Yugoslavia. Bukan Serbia & Montenegro. Serbia adalah negara ketiganya.

Serbia berhasil lolos ke Piala Dunia 2010, dan Stankovic tampil sebagai kapten. Ini jadi penampilan ketiganya di Piala Dunia, sekaligus ketiga kalinya dengan tiga negara berbeda.

Dejan Stankovic mengenakan jersey merah Serbia sebagai kapten tim nasional

Hasilnya masih jauh dari memuaskan, kalah dari Ghana dan Australia, meski sempat bikin kejutan dengan mengalahkan Jerman.

Tapi apapun hasilnya, Stankovic sudah menorehkan sejarah yang mungkin tak akan terulang: satu pemain, tiga negara, tiga Piala Dunia.

2013: Sang Legenda Pamit

Stankovic akhirnya gantung sepatu pada 2013. Meski tak pernah membawa negaranya melangkah jauh di panggung Piala Dunia, namanya tetap abadi di buku sejarah, sesuatu yang tak bisa dibeli oleh gol, assist, atau gelar klub mana pun. Jika ada pemain yang ingin menyamai rekor ini, ya negaranya harus bubar dulu. Dan jelas, itu bukan mimpi siapa pun.

Kalau bicara Serbia, ada cerita getir yang masih hangat. Dua striker top: Dusan Vlahovic & Aleksandar Mitrovic sebagai dua striker ganas justru gagal ke Piala Dunia 2026.

Padahal, mereka jadi momok menakutkan di kualifikasi. Namun nasib berkata lain. Serbia memang menang 2-1 atas Latvia di laga terakhir. Tapi apa daya, mereka tetap kalah satu poin dari Albania.

Bayangkan, cuma selisih satu poin membuat dua penyerang haus gol ini harus menonton Piala Dunia dari sofa rumah. Dan Serbia harus menunggu empat tahun berikutnya untuk mencoba lagi.

FAKTA TERBARU:

Leave a comment

Artikel Terbaru

Temukan Artikel Lainnya

🚨 Peringatan Penting!

Website resmi OlahBola hanya di olahbola.com.

Kami tidak bertanggung jawab atas situs website atau akun media sosial di luar yang tercantum di website resmi kami.

Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan OlahBola.

Pastikan hanya mengakses informasi dan layanan resmi kami melalui olahbola.com untuk mendapatkan layanan konten sepak bola terpercaya.