Cristiano Ronaldo dikenal sebagai pemain yang sangat buas ketika dilatih Jose Mourinho di Real Madrid. Dua ikon Portugal ini pernah bekerja sama selama tiga tahun dan menciptakan statistik luar biasa, sampai akhirnya hubungan keduanya mulai memburuk menjelang akhir 2013.
Menurut pakar sepak bola Spanyol, Guillem Balague, keduanya sempat bertengkar hebat di ruang ganti setelah kemenangan atas Valencia. Sejak itu hubungan tidak kembali hangat, bahkan setelah Mourinho meninggalkan Madrid di Juni 2013.
Mourinho kemudian bergabung dengan Chelsea, dan takdir mempertemukan mereka kembali di final International Champions Cup (ICC) 2013. Tapi sebelum pertandingan, Mourinho melontarkan serangan verbal yang membuat tensi makin memanas.
Dalam wawancara dengan ESPN, Mourinho menyindir Ronaldo dengan mengatakan:

“Saya sudah melatih Ronaldo sejak usia 30 tahun, tapi bukan yang ini (Cristiano). Ronaldo yang asli adalah Ronaldo Brasil.”
Statistik Tak Bisa Bohong
Padahal, kalau mau bicara angka, fakta berbicara lain. Tidak ada pemain dalam sejarah yang mencetak gol terbanyak untuk Mourinho selain Cristiano Ronaldo.

Ronaldo mencetak 168 gol dalam 164 pertandingan di bawah kepemimpinan The Special One. Itu statistik yang hampir tidak masuk akal.
Tapi seperti karakter CR7 sejak dulu, dia bukan tipe pemain yang membalas lewat omongan. Dia balas dengan cara yang paling ia kuasai: aksi di lapangan.
BACA JUGA: Mourinho atau Simeone? 5 Manajer Dengan Kartu Merah Terbanyak
Balas Dendam ala Cristiano Ronaldo
Di laga final ICC 2013 tersebut, Real Madrid menang 3-1 atas Chelsea. Dua gol dicetak Cristiano Ronaldo. Satu berupa tendangan bebas indah, satu lagi sundulan keras yang menembus Petr Cech tanpa ampun.

Yang menarik? Ronaldo bahkan tidak melakukan selebrasi berlebihan. Diam, tatap muka, selesai.
Dan sejak itu, publik menyimpulkan satu hal: kalau ada orang yang justru tidak boleh dibuat marah di dunia sepak bola, itu Cristiano Ronaldo!
Bikin Ronaldo Marah? Tanggung Akibatnya
Mourinho adalah pelatih brilian. Cristiano Ronaldo adalah mesin gol yang tak kenal ampun. Ketika keduanya berselisih dan tensi naik ke level personal, kita semua diberi tontonan tentang satu fakta sederhana: Jika kalian membuat Ronaldo marah, bersiaplah menerima konsekuensinya.
Tidak pakai teriak, tidak pakai drama, hanya gol demi gol yang berbicara.
FAKTA TERBARU:




