Rooney Ungkap 5 Bek Paling Menyulitkannya di Liga Champions

Wayne Rooney mengungkap lima bek paling sulit yang pernah ia hadapi di Liga Champions dan yang mengejutkan, tak ada nama Sergio Ramos di dalam daftar itu. Padahal, Ramos merupakan salah satu bek tersukses dalam sejarah kompetisi tersebut: empat gelar Liga Champions, 142 penampilan, plus gol penyeimbang dramatis di final 2014.

Rooney, berbicara kepada BBC Sport, justru menyebut lima nama lain yang menurutnya lebih “menyiksa” selama karirnya. Ada yang licik, ada yang elegan, ada juga yang bikin dia “tak bisa tidur”.

5. Alessandro Nesta

AC Milan di era 2000-an itu seperti Avengers-nya dunia sepak bola, dan Nesta adalah sosok “paling tenang tapi mematikan” dalam tim itu. Rooney sudah merasakannya langsung saat MU tumbang 0-3 di San Siro tahun 2007.

“Dia selalu terlihat mengontrol semuanya. Cerdik, kadang juga bisa kejam.”

Rooney juga mengenang kemenangan di kandang pada laga semifinal, di mana ia mencetak dua gol: “Kami bermain melawan AC Milan di Old Trafford pada leg pertama. Setelah 10 menit, saya bisa mendengar dia (Nesta) ngos-ngosan di belakang saya dan saya berpikir, ‘Saya dapat melewati dia, dia nggak bakal kuat main 90 menit.’ Tapi ternyata dia tetap bertahan meski saya mencetak gol di menit terakhir saat kami menang 3-2.”

Ia menutupnya dengan berkata: “Tapi di leg kedua, dan ini alasan besar kenapa saya memilihnya, ternyata dia berubah total. Tidak ada lagi napas berat, tidak ada lagi terengah-engah. Kami kalah 3-0. Saya merasa kami sudah berkembang sebagai tim, tapi AC Milan punya skuad yang luar biasa dan itu jadi pelajaran penting buat kami.”

4. Ricardo Carvalho

Kalau John Terry itu keras, Carvalho adalah sisi lain dari pasangan itu: elegan, pintar membaca permainan, tapi juga diam-diam suka “nakal” ke lawan.

Rooney bahkan mengalami salah satu momen paling pahit karena Carvalho: “Dia cerdik, dan salah satu yang membuat saya dikartu merah di Piala Dunia 2006. Dia sangat bagus dalam duel udara, bisa melakukan tekel. Mungkin dia agak terlupakan karena ada John Terry di Chelsea.”

“Tapi Carvalho adalah bagian besar dari kesuksesan Chelsea. Dia juga punya sisi yang kejam. Ada satu pola dari para pemain yang saya pilih: mereka semua cerdas dan tahu trik-trik kecil di lapangan.”

BACA JUGA: Dulu Angkat Trofi Liga Champions, Kini Jadi Kurir Paket

3. Paolo Maldini

Rooney mengakui bahwa Maldini adalah satu dari sedikit pemain yang membuatnya “tertegun” di lapangan.

“Saya tumbuh dengan menonton dirinya dan dia adalah pemain ikonik. Saat saya akhirnya berhadapan langsung dengannya, itu mungkin salah satu dari sedikit momen ketika saya benar-benar merasa takjub di atas lapangan. Dia begitu cerdas.”

Maldini bukan hanya bek, tapi komandan yang bisa bikin pemain lawan merasa seperti bermain melawan guru besar sepak bola.

“Cara dia bertahan, cara dia membaca permainan, ketika kita pikir sudah melewatinya, tapi dia akan menempatkan dirinya di posisi yang lebih baik.”

“Yang paling saya suka adalah kemampuannya memahami bagaimana lima menit berikutnya dalam pertandingan akan berjalan. Begitu pula saat dia berbicara dengan rekan-rekannya, dia punya aura yang kuat.”

2. Gerard Pique

Yang menarik, Pique eks rekan setim Rooney di Manchester United justru masuk daftar, sedangkan Ramos tidak.

“Dia bukan yang tercepat, tapi selalu menempatkan diri di posisi yang tepat untuk mengatasi kekurangannya itu. Kemampuannya dengan bola bagus, terutama dalam memulai serangan.”

“Masalahnya di United waktu itu, meski teknisnya bagus tapi apakah dia cukup kuat secara fisik untuk Premier League?”

“Saat itu pilihan antara dia dan Jonny Evans. Kami semua merasa Jonny adalah pemain yang lebih baik dan lebih cocok untuk Premier League. Manajer mempertahankan Jonny dan membiarkan Gerard kembali ke Barcelona. Saya rasa tidak ada dari kami yang bisa membayangkan karirnya sesukses itu.”

Pique memang bukan pemain yang garangnya minta ampun, tapi kalau melihat karirnya setelah kembali ke Barcelona, empat gelar UCL, juara Piala Dunia, juara Eropa, ya Rooney memang tidak salah.

1. John Terry

Menurut Rooney inilah bek paling sulit yang pernah ia hadapi. “Tanpa ragu Terry yang terbaik. Bermain melawannya itu mengerikan.”

“Bicara soal pemimpin, dia luar biasa sebagai kapten timnas Inggris ketika saya bermain bersamanya. Cara dia bertahan, dia sangat kuat, bagus dalam duel udara, tidak pernah menghindar dari tekel, dan selalu jadi ancaman dalam situasi bola mati.”

Rooney menggambarkan Terry sebagai lawan yang “selalu meninggalkan sesuatu” entah bahu, dengkul, atau siku meski tidak sengaja.

Sang kapten Chelsea ini adalah paket lengkap: kuat, ganas, pemimpin yang vokal, dan ancaman nyata dari bola mati.

Kalau ada bek yang bisa bikin striker Inggris terbaik sepanjang generasinya mengeluh? Ya… John Terry jawabannya.

FAKTA TERBARU:

Leave a comment

Artikel Terbaru

Temukan Artikel Lainnya

🚨 Peringatan Penting!

Website resmi OlahBola hanya di olahbola.com.

Kami tidak bertanggung jawab atas situs website atau akun media sosial di luar yang tercantum di website resmi kami.

Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan OlahBola.

Pastikan hanya mengakses informasi dan layanan resmi kami melalui olahbola.com untuk mendapatkan layanan konten sepak bola terpercaya.