Pertemuan terbaru Chelsea vs Barcelona di Liga Champions yang berakhir 3-0 pada Rabu dini hari (26/11) benar-benar mengingatkan kita pada salah satu rivalitas paling ikonik era 2000-an.
Dulu, tiap kali kedua tim bertemu, tensinya hampir selalu meledak, bukan cuma untuk para pemain, tapi juga untuk fans yang deg-degan di depan TV.
Nah, dari sekian banyak duel panas itu, ada satu kisah yang sampai hari ini masih dibicarakan: momen ketika Ronaldinho membuat Claude Makelele benar-benar murka.

Dan murkanya bukan kategori “sekadar kesal”, tapi sampai keluar ancaman level rumah sakit!
Ronaldinho Dengan Sihir Samba
Buat yang tumbuh menonton sepak bola era 2000-an, Ronaldinho adalah artis. Bukan artis TikTok, tapi artis lapangan hijau yang bisa bikin lawan terpeleset harga dirinya hanya karena sebuah no-look pass.
Tahun 2004–2006, dia berada di puncak dunia: FIFA World Player dua kali, ikon Barcelona, dan jadi mimpi buruk semua pemain bertahan.
@olahbolacom Jersey udah kaya emas ya sob nilai jualnya semakin lama semakin mahal 🔥 Buat yang mau nonton full video aku ngobrolin jersey bersama @Gondes Jersey langsung ke yt Olahbola ya 🔥 #fyp #sepakbola #jersey #chelsea
♬ suara asli – OlahBola.com – OlahBola.com
Makelele yang Tak Pernah Gentar
Di sisi lain ada Claude Makelele, gelandang bertahan yang begitu penting sampai posisinya dinamai sesuai namanya: Makelele Role.
Tubuhnya memang hanya 174 cm, tapi mentalnya? Baja. Dia itu seperti palang pintu yang kalau di game MOBA, pasti role-nya tank.

Makelele pernah berjaya di Real Madrid, Chelsea, hingga PSG. Total: 1 Liga Champions, 2 La Liga, 2 Premier League, 1 FA Cup, 2 Piala Carabao.
Chelsea era 2000-an bahkan dikenal sebagai tim yang jarang kebobolan, ya salah satunya karena ada Makelele.
Duel Panas Barca vs Chelsea 2005–2007
Antara 2005 hingga 2007, Chelsea dan Barcelona bertemu 6 kali di Liga Champions. Tiap laga adalah kombinasi dari taktik Mourinho, kecepatan Blaugrana, dan tentu saja “magic trick” Ronaldinho.
Namun di balik saling jegal itu, ada satu drama personal antara dua nama besar: Ronaldinho dan Makelele.
BACA JUGA: Akhirnya Terungkap! Alasan Transfer Neymar ke Chelsea Batal
Momen Ketika Ronaldinho “Lewat Batas”
Pada sebuah laga yang begitu tegang, Ronaldinho bermain dengan gaya khasnya: skill, flick, elastico, dan trik-trik “PlayStation mode”. Tapi kali ini dia mengeluarkan skill too much untuk ukuran Makelele.
Pada 2019, Makelele mengenang momen itu: “Pada satu titik, Ronaldinho melewati batas. Saya menghampirinya dan berkata: ‘Hei bocah, saya lebih suka kamu menunjukkan sopan santun ketika menggiring bola melawan saya. Karena dengan semua trik PlayStation itu, saya akan mengirim kamu ke rumah sakit.’”

Ronaldinho pun tidak bereaksi seperti kebanyakan pemain lain. Tidak marah, tidak balas sinis. Tapi… “Dia memberi saya bola dan meminta maaf,” kata Claude Makelele via RMC Sports.
Bayangin: Ronaldinho minta maaf karena skill-nya terlalu memalukan pemain lain.
Apakah Ronaldinho Segitu Menyeramkan?
Ya. Jawabannya sesederhana itu. Ronaldinho adalah paket lengkap: skill, visi, flair, timing, plus aura entertainer.
Di sisi lain, Makelele bukan tipe pemain yang gampang tersulut. Dia profesional, dingin, disiplin. Jadi kalau sampai dia marah, itu artinya Ronaldinho memang sudah masuk level bikin kepala panas.

Bagi pendukung sepak bola Indonesia, ini bukan hanya nostalgia tapi pelajaran: bahwa permainan yang bagus bukan cuma soal jago dribel atau tembakan, tapi juga adab, mental, dan cara menghormati lawan, apalagi bila kamu punya skill yang di atas rata-rata.
Makelele menghabiskan lima musim di Chelsea sebelum pindah ke PSG pada 2008. Sejak itu, The Blues punya banyak gelandang bertahan bagus, Essien, Matic, tapi aura Makelele tetap lain. Kecil, tangguh, dan berani menghadapi siapapun seperti gelandang Chelsea yang ikonik karena senyumannya, N’Golo Kante.
Dan Ronaldinho memang layak disebut maestro karena bisa membuat pemain sekeras baja sekalipun kehilangan kesabaran.
FAKTA TERBARU:




