Josh McEachran mengenakan jersey Chelsea di awal kariernya.
Nasib Josh McEachran, Wonderkid Chelsea yang Tolak Real Madrid

Akademi Chelsea dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Inggris karena telah menghasilkan banyak pemain top. Namun sulitnya menembus tim utama The Blues, tak sedikit pula yang kariernya justru meredup karena terlalu lama ‘dibuang’ dengan status pinjaman. Salah satu nama yang pernah begitu dijagokan adalah Josh McEachran, gelandang kreatif yang disebut-sebut sebagai titisan Pep Guardiola.

Pemain kelahiran Oxford itu pernah begitu dielu-elukan usai tampil memukau di tim utama Chelsea pada musim 2010/11. Bahkan Gus Poyet, eks pemain dan pelatih, sempat menyatakan, “Seluruh stadion membicarakan McEachran. Orang-orang menyebut dia sebagai Redondo atau Guardiola berikutnya.”

Josh McEachran saat bermain untuk timnas Inggris U-21.

McEachran kala itu memiliki teknik luar biasa dan visi permainan yang matang. Ia mengidolakan Zinedine Zidane, Frank Lampard, dan Andres Iniesta. Semua potensi untuk menjadi legenda Stamford Bridge seolah sudah dimilikinya.

Namun, kenyataan berkata lain. Ia hanya mencatat 17 penampilan bersama tim utama Chelsea. Ketika menit bermain makin menipis, Chelsea memilih meminjamkannya ke berbagai klub: Swansea, Middlesbrough, Watford, Wigan, hingga Vitesse Arnhem. Ia sempat dilatih oleh nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti, Andre Villas-Boas, Roberto Di Matteo, Rafa Benitez, hingga Jose Mourinho, namun tak satu pun mampu menjadikannya pilar utama.

Tolak Real Madrid Demi Chelsea

Yang paling menyedihkan adalah kenyataan bahwa karier ini bisa saja berjalan sangat berbeda. Dalam wawancaranya dengan The Telegraph pada 2017, McEachran mengaku menolak tawaran dari Real Madrid dan Manchester United. Ia mengaku sebagai fan Chelsea dan percaya bisa sukses di klub masa kecilnya.

“Saya berusia 16 tahun di Chelsea, dan agen saya saat itu berkata, ‘Real Madrid menginginkanmu’. Sulit dipercaya bukan? Pada usia semuda itu,” kata Josh McEachran dikutip dari The Daily Telegraph.

“Saya memiliki kesempatan untuk pergi ke Real Madrid atau Manchester United. Kontrak Madrid sudah siap. Tapi saya berkata, ‘Tidak, saya ingin tetap di Chelsea.’ Saya percaya pada diri saya sendiri.”

Josh McEachran bersama Carlo Ancelotti saat debut di Chelsea.

“Di bawah Carlo Ancelotti ketika saya melakukan debut, saya berkata pada diri saya sendiri bahwa ini adalah pilihan yang baik bagi saya untuk mengatakan tidak kepada Real Madrid, tetapi sekarang saya justru menyesal dengan keputusan itu.”’

Kedatangan Cesc Fabregas pada 2014 menjadi penanda bahwa era McEachran di Chelsea telah berakhir. Tahun 2015, ia resmi dilepas ke Brentford.

Perjalanan Berliku Setelah Chelsea

Josh McEachran saat membela MK Dons pada musim 2023.

Setelah gagal bersinar di Brentford, McEachran melanjutkan kariernya ke Birmingham City, namun cedera terus menghantui. Ia sempat menjadi free agent selama dua bulan sebelum akhirnya bangkit di MK Dons (2021–2023), di mana ia bermain dalam 100 pertandingan.

Pada musim panas 2023, McEachran sempat membela klub kota kelahirannya, Oxford United, sebelum akhirnya bergabung dengan Bristol Rovers, klub League Two (divisi keempat Liga Inggris) pada musim 2025 ini.

Akhir yang Realistis, Bukan Tragis

Meski tak menjadi legenda Chelsea seperti harapan awal, kisah Josh McEachran tetap memberikan pelajaran berharga: bahwa talenta besar saja tidak cukup, tanpa keputusan yang tepat dan lingkungan yang mendukung.

Kini di usia 32 tahun, McEachran masih aktif bermain sepak bola profesional dan menemukan kestabilan setelah karier yang penuh tikungan tajam. Sebuah akhir yang lebih realistis, meski jauh dari impian awalnya.

2 Comments on “Nasib Josh McEachran, Wonderkid Chelsea yang Tolak Real Madrid

[…] BACA JUGA: Nasib Josh McEachran, Wonderkid Chelsea yang Tolak Real Madrid […]

[…] BACA JUGA: Nasib Josh McEachran, Wonderkid Chelsea yang Tolak Real Madrid […]

Leave a comment

Artikel Terbaru

Temukan Artikel Lainnya

🚨 Peringatan Penting!

Website resmi OlahBola hanya di olahbola.com.

Kami tidak bertanggung jawab atas situs website atau akun media sosial di luar yang tercantum di website resmi kami.

Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan OlahBola.

Pastikan hanya mengakses informasi dan layanan resmi kami melalui olahbola.com untuk mendapatkan layanan konten sepak bola terpercaya.