Kadang dunia sepak bola menyimpan cerita di balik layar yang lebih dramatis daripada pertandingan final.
Ada kisah yang nyaris mengubah sejarah, tapi akhirnya tak terjadi, seperti fakta sebenarnya dari cerita Neymar ke Chelsea yang terungkap. Sebuah keputusan yang tak hanya melibatkan uang, tetapi harga diri nasional, tekanan publik, dan bahkan intervensi legenda dunia.
Awal Ketertarikan Chelsea Pada Neymar
Pada usia 18 tahun, dunia sepak bola dibuat menoleh ke seorang anak ajaib dari Brasil bernama Neymar. Baru setahun tampil di tim utama Santos, sorotan media sudah luar biasa.

Debutnya bersama Timnas Brasil membuat klub-klub Eropa mulai bergerak cepat untuk mengamankan bakat langka itu.
Tawaran resmi berdatangan: West Ham mengajukan 15 juta euro, sedangkan Chelsea mengirim tawaran lebih besar yaitu 25 juta euro. Namun Santos menolak semuanya. Mereka tahu nilai sang bintang akan meroket lebih tinggi.
@olahbolacom Yang tau jawabannya coba tulis dikomen 😝😂 #fyp #sepakbola #football #lionelmessi #tebaktebakan
♬ Famous piano songs for comedy and cooking programs – moshimo sound design
Drama Pendekatan Chelsea yang Jarang Diungkap Publik
Menurut mantan presiden Santos, Luis Alvaro de Oliveira Ribeiro, Chelsea melakukan pendekatan rahasia dengan Neymar, ayahnya, dan perantara transfer Pini Zahavi di New York, bahkan sebelum Neymar menjalani debut di timnas melawan Amerika Serikat pada 10 Agustus 2010.
Momen paling dramatis justru terjadi setelah Neymar mendarat kembali di Brasil. Ribeiro mengungkapkan bahwa di bandara Sao Paulo, dua mobil telah menunggu: satu dari Santos dan satu lagi dari Chelsea.
Klub Inggris itu berharap bisa membawa Neymar sebelum Santos bertindak, tetapi rencana gagal karena pihak Santos langsung menariknya masuk ke mobil mereka.
Intervensi Pahlawan Nasional vs Godaan Premier League
Dalam otobiografi nya Neymar: My Story – Conversations With My Father, Neymar mengungkap momen emosional yang membuatnya goyah:
“Presiden Luis Alvaro mematikan lampu dan menunjuk kursi kosong. ‘Itu adalah kursi pahlawan olahraga nasional sejak kematian Ayrton Senna. Jika Neymar Jr tetap di Santos dan menolak tawaran Chelsea, itu adalah langkah pertamanya untuk duduk di kursi ini’.”
Dan drama tak berhenti di sana. Neymar melanjutkan: “Bahkan Pele menelepon saya. Raja sepak bola menelepon saya dan meminta saya untuk tetap di Santos.”
Coba bayangkan jadi remaja 18 tahun, baru menikmati sorotan dunia, dan tiba-tiba Pele telepon untuk ‘menjaga’ agar kamu tidak pergi ke luar negeri.

“Dia mengingatkan saya bahwa kariernya dihabiskan di Santos, tiga gelar dunianya bersama Brasil hingga bisa mendapat pengakuan dari semua orang berkat bermain di Santos. Itu tidak mudah tetapi menjadi keputusan yang tepat bagi kami untuk tetap di Santos demi karir saya,” ucap Neymar.
BACA JUGA: Dario Conca, Messi KW Super Pemain Termahal Ketiga Dunia
Alasan Utama Neymar Batal ke Chelsea
Gagalnya transfer bukan hanya soal perasaan atau nasionalisme. Ada unsur bisnis dan hukum yang sama besarnya.
Santos menegaskan harga yang mereka inginkan adalah 35 juta euro, jauh lebih tinggi dari tawaran Chelsea. Selain itu, Neymar secara hukum tidak sepenuhnya dimiliki Santos, hanya 60% saham kepemilikannya berada di tangan klub, sementara 40% sisanya dimiliki perusahaan investasi Brasil, bernama DIS.
Masalahnya: Premier League melarang kepemilikan pihak ketiga atas pemain, sehingga transfer tak akan bisa disahkan jika permasalahan kepemilikan tersebut tidak diselesaikan sebelum batas bursa 31 Agustus 2010.

Dengan tekanan nasional yang besar agar Neymar bertahan, Santos benar-benar tidak punya keinginan untuk melepasnya. Singkatnya, transfer itu gugur karena campuran bisnis, hukum, dan kebanggaan Brasil, bukan sekadar keputusan Neymar pribadi.
Neymar Akhirnya Pergi, Tapi Bukan ke Chelsea
Kadang hidup bukan soal siapa datang pertama, tapi siapa datang pada momen yang tepat. Chelsea datang terlalu cepat, ketika Brasil belum siap melepas pahlawan nasionalnya.

Akhirnya Neymar pergi dari Santos pada 2013. Tapi bukan menuju Chelsea, melainkan Barcelona, dengan nilai 88 juta euro. Selanjutnya sejarah mencatat: 105 gol, 76 assist, treble winner, dan kemudian menjadi transfer termahal sepanjang masa ketika PSG membayar 222 juta euro.
Seandainya kesepakatan dengan Chelsea terjadi pada 2010, bukan tidak mungkin sejarah sepak bola modern akan terlihat sangat berbeda.
FAKTA TERBARU:




