Cristiano Ronaldo kembali membuat dunia sepak bola dan internet terdiam. Di usia 40 tahun, bintang Al-Nassr itu memamerkan tubuh berotot yang rasanya masih pantas dipajang di cover majalah fitness, bukan sekadar unggahan media sosial.
Dalam sebuah foto pasca-sauna, Ronaldo terlihat hampir tanpa cela: otot perut tajam, dada bidang, dan postur yang lebih mirip superhero ketimbang pesepakbola yang mendekati masa pensiun. Banyak yang bertanya: bagaimana mungkin?
Jawabannya sederhana tapi brutal: disiplin ekstrem!
Latihan 3-4 Jam Sehari, Bukan Sekadar Angkat Beban
Cristiano Ronaldo bukan tipe atlet yang puas dengan latihan tim. Selain sesi resmi bersama Al-Nassr, ia masih menambah program latihan pribadi yang membuat banyak pemain muda mungkin langsung menyerah.

Rutinitasnya meliputi:
- 25–30 menit cardio
- Sprint intensitas tinggi
- Latihan beban spesifik otot
- Pilates dan renang rutin
- Gym hingga lima kali seminggu
Total waktu latihan? Tiga sampai empat jam per hari.vKalau kita olahraga 30 menit saja sudah merasa “layak reward es teh manis”, tapi bagi Cristiano Ronaldo justru baru pemanasan.
@olahbolacom Oh jadi ini idola para Gen Alpha, udah bukan Ronaldo & Messi lagi. 😄 @aseanutdfcid #aseanu23championship #mandiricup2025
♬ suara asli – OlahBola.com – OlahBola.com
Diet Ketat: Tinggi Protein, Nol Minuman Manis

Soal makanan, Ronaldo terkenal sangat disiplin. Ia tidak percaya konsep “cheat day”. Menu hariannya didominasi:
- Ayam (yang ia sebut “magical food”)
- Ikan segar
- Alpukat
- Salad
- Quinoa dan whole grains
- Buah segar
Ia membagi makanannya menjadi enam mini-meals per hari: breakfast, brunch, lunch, snack, supper, dan dinner.
Satu hal yang tidak pernah ada di mejanya? Minuman manis dan soda.
Lemak Tubuh 7 Persen, Level Atlet Elit
Data terakhir menyebutkan kadar lemak tubuh Ronaldo hanya 7 persen. Sebagai perbandingan, pemain Premier League biasanya berada di kisaran 8–12 persen.
Artinya, secara fisik, Ronaldo bahkan masih di atas rata-rata pesepakbola top Eropa, meski usianya dua dekade lebih tua dari banyak pemain muda.
BACA JUGA: Dulu Mirip Cristiano Ronaldo, Kini Deulofeu Nasibnya Miris
Tidur Unik: Lima Kali Maksimal 90 Menit
Ini bagian yang paling bikin geleng-geleng kepala. Alih-alih tidur malam panjang seperti manusia normal, Ronaldo menerapkan polyphasic sleep: Lima kali tidur 90 menit dalam sehari.
Pola ini terinspirasi dari pakar tidur olahraga Nick Littlehales, yang dikenalnya saat masih membela Real Madrid.

Manfaatnya masih diperdebatkan secara ilmiah, tapi bagi Ronaldo satu hal jelas: “Tidur membantu otot pulih. Itu kunci dari performa.”
Dan jujur saja, kalau target hidupmu 1.000 gol, tidur pun harus strategis.
Sauna Jam 2 Pagi & Cryotherapy -100°C
Ronaldo dikenal rutin menggunakan: Sauna, Ice bath dan Cryotherapy chamber. Bahkan, saat kembali ke Manchester United pada 2021, ia disebut membawa mesin cryotherapy senilai 50.000 poundsterling ke rumahnya sendiri.
Suhu di dalamnya bisa mencapai -100°C, cukup dingin untuk membuat kebanyakan orang langsung menyerah sebelum masuk.
Terapi ini dipercaya membantu mengurangi peradangan, mempercepat pemulihan otot dan menurunkan risiko cedera.
Masih Haus Prestasi di Usia 40
Cristiano Ronaldo di usia 40 bukan sekadar bukti genetika elit, tapi contoh ekstrem dari konsistensi, disiplin, dan obsesi pada detail.

Dalam wawancara dengan Piers Morgan, Ronaldo mengakui bahwa ia mungkin hanya satu atau dua tahun lagi dari pensiun. Namun, target pribadinya sangat ambisius: 1.000 gol sepanjang karier dari 954 yang sudah dicetak per 20 November 2025. Dengan kondisi fisik seperti sekarang, rasanya target itu bukan sekadar mimpi.
Dan bukan berarti semua orang harus meniru tidur lima kali sehari atau cryotherapy -100°C. Tapi satu hal yang jelas: umur hanyalah angka (kalau gaya hidupmu serius seperti Cristiano Ronaldo).
FAKTA TERBARU:
Sekali-kalinya Mourinho Meremehkan Cristiano Ronaldo, Ini Balasannya!
10 Patung Pesepakbola Terburuk Sepanjang Masa, Salah Paling Parah?
Salah Hingga Cristiano: 7 Superstar yang Ribut Dengan Jamie Carragher




