Salah Hingga Cristiano: 7 Superstar yang Ribut Dengan Jamie Carragher

Jika ada satu hal yang konsisten dari Jamie Carragher sebagai pundit, jawabannya sederhana: dia tidak pernah menutup rapat mulutnya untuk berpendapat. Kadang benar, kadang nyelekit, dan sering kali bikin pemain top dunia ikut panas. Hasilnya? Sepanjang karirnya di TV, Carragher sudah punya daftar panjang “musuh bebuyutan”.

Uniknya, sebagian besar konflik ini bukan karena hal besar. Kadang cuma komentar pedas, kadang salah momen, kadang… ya karena gaya Carragher sendiri yang ceplas-ceplos. Dan sebagai fans sepak bola, jujur saja kita menikmati drama-dramanya.

Berikut 7 superstar sepak bola yang pernah punya masalah dengan komentar Jamie Carragher.

Mohamed Salah

Hubungan Carragher dan Mohamed Salah ibarat hubungan tetangga yang saling kenal lama, tapi sering sindir-sindiran di pagar.

Carragher pernah menyentil Salah yang dianggap hanya bicara “kalau butuh”, terutama soal kontrak dan performa Liverpool.

Carragher berkata: “Saya hanya pernah mendengar Salah bicara kalau dia dapat Man of the Match atau kalau lagi butuh kontrak baru.”

Salah tidak tinggal diam. Setelah dicadangkan Liverpool baru-baru ini, ia berkata: “Besok pasti Carragher akan mengkritik saya lagi dan itu tidak masalah.”

Dan benar saja, setiap kali musim Liverpool naik-turun, mereka hampir pasti saling lempar komentar. Saking seringnya, fans Liverpool sampai ada yang menyebut mereka “rivalitas paling konsisten setelah Klopp vs Mourinho.”

Salah bahkan sempat membalas di media sosial: “Saya mulai berpikir Anda itu terobsesi dengan saya.”

Drama ini seperti sinetron bola, dan belum ada tanda-tanda tamat dalam waktu dekat.

Cristiano Ronaldo

Saat Ronaldo kembali ke Manchester United pada 2021, Carragher termasuk yang tidak mendukung transfer tersebut.

Ia berkata: “Saya kritis soal kedatangan Ronaldo. Ten Hag seharusnya sudah move on darinya.”

Ronaldo jelas tahu komentar itu. Pada momen viral di Old Trafford, ia menghampiri Gary Neville dan Roy Keane… lalu mencueki Carragher seperti lagi lihat mantan di minimarket.

Rio Ferdinand selaku legenda Manchester United menjelaskan: “Cristiano sangat sadar dengan itu semua. Dia ingin menunjukkan bahwa dia mendengarnya.”

Moment itu masih jadi salah satu klip paling ikonik di kalangan pundit Inggris.

Lionel Messi

Carragher pernah mengkritik trio lini depan PSG (Messi–Neymar–Mbappe) pada 2022 dan mengatakan bahwa mereka tidak cukup untuk menjuarai Liga Champions.

Messi tidak membalas di depan kamera. Ia memilih jalur unik: DM Instagram dengan kata yang pendek, jelas, dan menyakitkan: “Donkey.”

Iya, Messi. Sang GOAT. Menyebut Carragher keledai.

Rio Ferdinand

Carragher pernah menyebut Ferdinand sebagai “badut”. Tak mau kalah, Ferdinand menyoroti sikap Carragher yang kritis soal pindahnya pemain-pemain ke Saudi, tapi diam saat Steven Gerrard pergi ke Liga Arab Saudi.

“Steven Gerrard juga pergi. Orang yang kamu bela itu sudah pindah ke sana, tapi saya belum dengar sepatah kata pun dari kamu. Ayo, kritik dong!” kata Ferdinand.

Carragher balas cepat: “Saya tidak pernah mengkritik Benzema, atau Gerrard. Saya hanya tidak suka Saudi membeli sepak bola seperti mereka membeli golf.”

Dua pundit ini memang seperti Batman dan Joker, beda gaya, beda klub, tapi selalu seru dilihat.

BACA JUGA: Usia 11 Diincar Barcelona Tapi Pilih Liverpool, Kini Jadi Teknisi Listrik

Virgil van Dijk

Dalam wawancara bareng Gary Neville, Van Dijk pernah nyeletuk: “Di era sekarang, Carragher mungkin tidak masuk starting XI Liverpool.”

Beberapa bulan kemudian, Liverpool dibantai Real Madrid, dan Carragher membalas: “Van Dijk bilang saya tidak mampu masuk tim saat ini. Namun melihat performanya sekarang, saya rasa saya bisa ambil posisinya.”

Jose Mourinho

Mourinho pernah mengeluarkan kalimat paling menusuk: “Jamie Carragher terlalu banyak bicara untuk seseorang yang tidak masuk daftar 1.000 bek terbaik dalam sejarah.”

“Bagaimana mungkin seseorang yang tidak pernah memenangkan Premier League bisa bicara tentang caranya memenangkan Premier League?” tambah manajer asal Portugal tersebut.

Sakit. Pedas. Mourinho banget.

Saat komentar itu viral lagi tahun lalu, Carragher menantang: “Saya sedang coba mengundang Mourinho ke Monday Night Football.”

Sayangnya, Mourinho belum menyanggupi. Padahal kalau jadi, ratingnya pasti meroket.

Casemiro

Dalam satu analisis tajam, Carragher menilai Casemiro sudah tidak layak berada di level tertinggi. “Sepak bolanya sudah meninggalkannya. Dia harus paham waktunya sudah selesai di level ini.”

Casemiro membalas secara halus tapi menusuk: “Kritik itu tidak hormat. Kalau sudah tidak hormat, saya juga tidak perlu menghormatinya.”

Di era media sosial seperti sekarang, pundit vs pemain adalah tontonan tersendiri. Dan selama Jamie Carragher tetap setia dengan gaya bicara blak-blakan, kita mungkin akan terus melihat nama baru masuk daftar “musuh publik Carragher”.

FAKTA TERBARU:

Leave a comment

Artikel Terbaru

Temukan Artikel Lainnya

🚨 Peringatan Penting!

Website resmi OlahBola hanya di olahbola.com.

Kami tidak bertanggung jawab atas situs website atau akun media sosial di luar yang tercantum di website resmi kami.

Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan OlahBola.

Pastikan hanya mengakses informasi dan layanan resmi kami melalui olahbola.com untuk mendapatkan layanan konten sepak bola terpercaya.