5 Striker Premier League Paling Sulit Dihadapi John Terry

John Terry adalah nama yang identik dengan Chelsea. Sosok kapten yang punya aura “jangan macam-macam” ini membangun reputasinya sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah Premier League. Lima gelar juara liga Inggris adalah bukti nyata, dan jangan lupa bahwa dia mengawal lini belakang The Blues selama hampir dua dekade.

Selama periode itu, Premier League dipenuhi para monster kotak penalti. Dari yang badannya seperti batu sampai yang larinya seperti angin, Terry pernah menghadapi semuanya. Tapi dari sekian banyak striker, hanya lima yang ia sebut sebagai yang paling menyulitkan sepanjang kariernya.

Dan di sinilah ceritanya jadi menarik…

@olahbolacom

Setuju sob Jay Idzes ke Inter? 🇮🇩 Menurut kalian, apakah Inter bisa Scudetto di Serie A musim ini? #inter #intermilan #seriea #ligaitalia

♬ original sound – OlahBola.com – OlahBola.com

5. Harry Kane

Kane adalah seorang pencetak gol yang juga bisa turun menjemput bola dan menghubungkan permainan antar lini. Pemain berusia 32 tahun itu juga merupakan top skor sepanjang masa Timnas Inggris dengan 78 gol yang sudah empat kali menghadapi sang legenda Stamford Bridge.

“Saya menghadapi Kane di masa-masa awal kariernya, jadi dia belum terlalu kuat. Tapi di tahun kedua saya menghadapinya, kekuatan, pergerakan, dan kecepatannya benar-benar berbeda,” kata Terry saat memuji mantan striker Tottenham Hotspur tersebut.

Dari empat pertemuan melawan Terry, Kane hanya meraih satu kemenangan, tetapi tiga gol ia sarangkan termasuk brace dalam laga 5-3 pada musim 2014/15.

“Menghadapi Harry di tepi kotak penalti, kamu pikir, ‘Oke, ini bisa saya blok.’ Tapi dia geser sedikit lagi, lepas tembakan, dan bolanya masuk ke pojok bawah. Dan kamu cuma bisa mikir, ‘Gimana caranya dia bisa nyelipin itu lewat saya dan kiper?’” kenang Terry.

4. Alan Shearer

Meski masa emas Shearer hampir habis saat Terry naik ke tim utama, dampaknya tetap luar biasa. “Saya tidak pernah melihat pemain seperti Alan yang bisa membuat wasit seolah-olah ada di kantongnya. Benar-benar luar biasa.”

“Dia yang melanggar kamu, tapi wasit malah memberikan foul untuk dia. Walau saya menghadapinya ketika dia sudah di penghujung karir tapi dia tetap cepat, sangat kuat, dan beberapa gol yang dia cetak di Premier League benar-benar fenomenal. Pemain yang luar biasa,” kata Terry.

Ini Shearer, pencetak 260 gol Premier League (rekor gol terbanyak), produk akademi Southampton yang terkenal disiplin tersebut menikmati masa-masa paling sukses bersama Blackburn Rovers dan Newcastle United, termasuk menjuarai Premier League dengan Blackburn. 

BACA JUGA: Rio Ferdinand Ungkap 4 Striker Tersulit, Ada 2 Legenda Madrid!

3. Sergio Aguero

Aguero mungkin bertubuh mungil, tapi Terry sampai bilang kalau striker Argentina itu justru menikmati duel fisik.

“Dia kecil, kuat, dan selalu mau bertarung di lapangan. Jadi ketika kamu kasih sedikit tekanan, dia juga bakal balas ketika bola ada di sisi lain.” 

“Saya rasa Chelsea pernah hampir merekrutnya dulu sekali, dan dia pasti akan jadi tambahan yang luar biasa untuk tim kami. Dia ancaman komplit, selalu siap lari di belakang bek kapan saja,” tutur Terry.

Walaupun sering membuat Terry kerepotan, Aguero hanya menang dua kali dari delapan pertemuan dan mencetak empat gol.

2. Wayne Rooney

“Menurut saya, Wayne adalah pemain Inggris terbaik sepanjang masa yang pernah bermain di Premier League. Dia tidak mendapat pujian yang sebenarnya ia layak dapatkan.”

Terry melanjutkan: “Pergerakannya luar biasa, dia bisa turun menjemput bola, menusuk ke belakang pertahanan, mencetak gol dengan kedua kakinya, dia bisa melakukan hal-hal yang membuat bek lawan malu.”

Terry lalu mengenang performa Rooney di Euro 2004:

“Saya ingat dia berusia 18 tahun dan sudah sangat kuat pada 2004 saat melawan Portugal musim panas itu. Pemain yang benar-benar luar biasa dan seseorang yang sangat saya kagumi.”

Rekor pertemuan Rooney vs Terry? 9 menang dan 6 gol dari 28 laga. Tak istimewa, tapi tetap jadi salah satu lawan paling komplet yang pernah Terry hadapi.

1. Thierry Henry

Dan pemenangnya jelas: Thierry Henry. Di era Invincibles, Henry seperti cheat code yang dikirim Arsenal untuk meneror para bek Inggris.

Terry mengaku: “Dia punya semuanya. Kecepatan, dua kaki, heading, movement, bisa permalukan kamu kapan saja. Dialah satu-satunya yang bikin saya gugup sejak satu malam sebelum pertandingan melawannya.”

Henry bukan sekadar striker, dia adalah paket seni. Lari diagonalnya? Maut. Finishing? Tenang. Teknik? Silky. 

Main 15 kali melawan Henry membuat Terry benar-benar mengenal bahaya. Jujur, kalau Terry saja sampai nervous sehari sebelumnya… bagaimana kita yang cuma nonton dari rumah?

FAKTA TERBARU:

Leave a comment

Artikel Terbaru

Temukan Artikel Lainnya

🚨 Peringatan Penting!

Website resmi OlahBola hanya di olahbola.com.

Kami tidak bertanggung jawab atas situs website atau akun media sosial di luar yang tercantum di website resmi kami.

Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan OlahBola.

Pastikan hanya mengakses informasi dan layanan resmi kami melalui olahbola.com untuk mendapatkan layanan konten sepak bola terpercaya.