Ada banyak cerita aneh dari dunia sepak bola, tapi yang satu ini mungkin termasuk paling nyeleneh. Mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg menceritakan sebuah insiden yang bahkan membuatnya tertawa sendiri saat mengenangnya.
Dalam podcast Mail’s Whistleblower, Clattenburg mengaku bahwa seorang pemain Premier League pernah “memegang bagian vitalnya”. Ya kamu nggak salah baca, usai dirinya mengeluarkan kartu merah di sebuah pertandingan tahun 2009 ketika Bolton menjamu Manchester City.

“Alat vital saya pernah dipegang oleh salah satu pemain,” ujar Clattenburg sambil tertawa.
“Waktu itu saya mengusirnya dengan kartu kuning kedua karena diving, tapi ditonton lagi, ternyata ada kontak, bahkan kemungkinan besar penalti, dan dia sebenarnya bisa terus main.”
Ia mengaku insiden itu terjadi di masa-masa awal kariernya, ketika masih muda dan gampang terpancing emosi.
“Dia terus nyerocos di lapangan, saya sudah kasih kartu kuning karena protes. Tapi ya waktu itu saya masih muda dan bodoh, harusnya saya abaikan saja,” ujarnya.
@olahbolacom Kepoin following baru mantan ❌ kepoin isi tas para pemain Timnas Filipina ✅ aseanu23championship mandiricup2025 @ASEAN United FC
♬ suara asli – OlahBola.com – OlahBola.com
Insiden Tak Terduga di Lorong Stadion
Setelah mengeluarkan sang pemain, Clattenburg mengira urusan selesai. Namun di luar dugaan, si pemain menunjukkan “cara balas dendam” yang tak pernah ia lupakan.
“Saat saya turun ke lorong di babak pertama lalu bersiap untuk babak kedua, saya sempat bilang ke seseorang di City: ‘Gimana sih kalian bisa tahan kerja bareng dia?’”

“Saya akhirnya dilaporkan karena itu. Saat itu, City memang sedang berubah dari klub biasa-biasa saja menjadi klub besar seperti sekarang.”
“Saya bertemu dengan si pemain City saat dia sedang ngobrol dengan seseorang. Saat saya lewat, dia menatap, mengulurkan tangannya, dan meremas alat vital saya,” kenang Clattenburg.
Meski terdengar kasar, sang wasit justru menanggapinya dengan santai. “Setelah itu ya sudah, dia nggak marah lagi. Orangnya meledak-ledak, tapi cepat move on,” ujarnya lagi.
Dan siapa sebenarnya pemain misterius itu? Dia adalah Craig Bellamy, eks penyerang Wales yang terkenal dengan emosi tinggi di lapangan.
BACA JUGA: Kisah Clattenburg Ditawari ‘Hadiah Gila’ Saat Jadi Wasit
Craig Bellamy: Dulu Temperamen Kini Pemimpin

Nama Bellamy mungkin identik dengan amarah, adu mulut, dan kontroversi di lapangan. Tapi di balik itu, banyak yang mengakui bahwa ia memiliki visi sepak bola yang tajam dan kepribadian pekerja keras.
Setelah gantung sepatu, Bellamy bergabung dengan Vincent Kompany di Anderlecht sebagai pelatih tim muda, lalu menjadi asisten pelatih utama. Kini, ia dipercaya menangani Timnas Wales dengan sudah mengumpulkan 6 kemenangan, 4 kali imbang dan 4 kali kalah.
FAKTA TERBARU:




