Ekspresi kecewa Rio Ferdinand saat membela Manchester United
Rio Ferdinand: Karier Veron di MU Hancur Karena Roy Keane

Roy Keane dikenal sebagai legenda Manchester United dengan gaya bermain keras, vokal, dan kepribadian dominan. Namun, menurut Rio Ferdinand, gaya kepemimpinan Keane justru menjadi salah satu faktor yang menggagalkan karier Juan Sebastian Veron di Old Trafford.

Veron, gelandang asal Argentina, diboyong ke MU dari Lazio pada tahun 2001 dengan biaya transfer fantastis sebesar 28,1 juta poundsterling sehingga menjadikannya pemain termahal di Inggris kala itu. Meski tampil gemilang di Serie A bersama Lazio dan Parma, performanya di Premier League justru mengecewakan.

Rio Ferdinand: Veron Tak Bisa Tumbuh Karena Roy Keane

Dalam wawancaranya yang dikutip dari Daily Mail, Rio Ferdinand secara terang-terangan menyebut bahwa Veron mungkin akan lebih sukses di Manchester United jika Roy Keane tidak ada di skuad.

Juan Sebastian Veron dan Roy Keane saat sesi latihan Manchester United

“Veron adalah pemain yang luar biasa, pengumpan yang hebat,” ujar Ferdinand.

“Di Lazio dan Parma, dia adalah pemain utama. Tapi di MU, Roy Keane mengambil alih segalanya. Dia sangat vokal dan selalu meminta bola dari belakang. Veron mungkin akhirnya memilih untuk membiarkan Roy tetap dominan.”

Ferdinand menegaskan bahwa ini bukan sepenuhnya salah Keane, melainkan karena kepribadian sang kapten yang lebih kuat dibanding pemain lainnya.

Veron Gagal Penuhi Ekspektasi di Premier League

Setelah dua musim yang mengecewakan di Manchester United, Veron dijual ke Chelsea dengan harga 15 juta pound pada tahun 2003. Namun, ia hanya tampil sebanyak 14 kali untuk The Blues dan kemudian dipinjamkan ke Inter Milan.

Padahal, Sir Alex Ferguson sempat menyebut Veron sebagai pemain “kelas dunia” dan “luar biasa”. Sayangnya, ekspektasi tinggi itu tidak pernah terwujud di Premier League.

Roy Keane, Rio Ferdinand, dan Veron terlihat frustasi dalam pertandingan Manchester United

Veron Sukses di Luar Inggris, Jadi Presiden Klub

Setelah meninggalkan Inggris, Veron kembali ke Argentina dan bergabung dengan Estudiantes. Di sana, ia bukan hanya menjadi pemain penting, tapi juga menjabat sebagai presiden klub setelah pensiun.

Pada tahun 2021, Veron mundur dari jabatan presiden karena batas masa jabatan untuk kemudian menjabat sebagai wakil presiden Estudiantes hingga 2024. Kemudian veron menjabat kembali sebagai presiden klub Estudiantes dari 2024 hingga saat ini.

Kesimpulan: Apakah Roy Keane Menghancurkan Karier Veron?

Meski sulit menyalahkan satu pemain, pernyataan Rio Ferdinand menunjukkan bahwa kehadiran figur dominan seperti Roy Keane bisa memengaruhi perkembangan pemain lains bahkan yang bertalenta besar seperti Veron.

Veron gagal memenuhi ekspektasi di Manchester United, dan Ferdinand percaya bahwa hal itu berkaitan erat dengan gaya bermain dan kepemimpinan Keane.

One Comment

[…] BACA JUGA: Rio Ferdinand: Karier Veron di MU Hancur Karena Roy Keane […]

Leave a comment

Artikel Terbaru

Temukan Artikel Lainnya

🚨 Peringatan Penting!

Website resmi OlahBola hanya di olahbola.com.

Kami tidak bertanggung jawab atas situs website atau akun media sosial di luar yang tercantum di website resmi kami.

Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan OlahBola.

Pastikan hanya mengakses informasi dan layanan resmi kami melalui olahbola.com untuk mendapatkan layanan konten sepak bola terpercaya.