Timnas Indonesia U-23 dipastikan melaju ke babak semifinal setelah tadi malam (21/7) memetik hasil imbang kontra Malaysia. Namun ketajaman lini serang Garuda Muda mulai mendapat sorotan.
Di laga semalam, tak ada gol yang diciptakan oleh Timnas Indonesia U-23. Padahal tak sedikit peluang yang mampu diciptakan oleh Jens Raven dkk.
Total sebelas tembakan yang dilesatkan oleh penggawa Garuda Muda. Tiga diantaranya tepat sasaran, namun tidak ada yang bisa menembus gawang Malaysia.
Padahal di laga pertama kontra Brunei Darussalam (15/7) Timnas Indonesia U-23 tampil impresif dengan delapan gol yang diciptakan. Namun di laga kedua versus Filipina, Garuda Muda mulai seret dan hanya menciptakan satu gol.
“Saya rasa benar, tim kami kurang dalam hal penyelesaian akhir. Biasanya Jens (Raven) mudah membuat gol, tetapi malam ini tidak seperti itu,” kata pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg.

Rapatnya pertahanan Malaysia juga menjadi salah satu faktor Garuda Muda sulit mencetak gol. Selain itu absennya Arkhan Fikri di lini tengah juga berpengaruh kepada performa Timnas Indonesia U-23.
“Saya kira hari ini pertandingannya sulit. Mereka bermain rapat dan defensif. Lalu hari ini kami kehilangan pemain seperti Arkhan Fikri, padahal dia mampu bermain leluasa di antarlini,” jelas Vanenburg.
“Tapi beruntung hari ini 0-0, hasil ini layak dipuji untuk lini pertahanan yang tampil luar biasa. Semua pemain juga bermain dan memberikan yang terbaik,” imbuhnya.
Sementara itu, siapa lawan yang dihadapi Garuda Muda masih belum bisa dipastikan. Kemungkinan Kadek Arel dkk akan menghadapi juara Grup C atau runner up terbaik dari Grup B/C.