Timnas Indonesia U-23 menyudahi euforia kemenangan telak atas Brunei Darussalam 15 Juli lalu. Malam nanti (18/7) Skuad Garuda Muda akan meladeni Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Timnas Indonesia U-23 lebih diunggulkan. Sebab di empat pertemuan terakhir Garuda Muda selalu menang dari Filipina. Pertemuan terakhir di SEA Games 2023 pun Timnas Indonesia U-23 menang tiga gol tanpa balas.
Namun mereka tak boleh besar kepala. Sebab di laga sebelumnya Filipina sukses mempermalukan Malaysia. Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, tak mau timnya meremehkan lawan.
“Saya selalu tahu Filipina punya pemain muda yang bagus, begitu pula dengan Malaysia. Tidak ada jarak yang jauh antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina,” ucapnya.
“Jadi, kami tahu dan kami harus menunjukkan bahwa kami lebih baik. Itu sulit, tapi kami akan mencobanya,” sambung pelatih asal Belanda tersebut.

Sementara ini Timnas Indonesia U-23 menjadi pemuncak klasemen sementara Grup A. Namun jika kalah dari Filipina, target lolos dari babak grup bisa saja buyar.
Sebab hanya pemuncak klasemen yang dipastikan lolos ke babak semifinal. Sementara hanya satu runner up terbaik yang akan lolos. Sebagai tuan rumah tentu Garuda Muda berharap lolos sebagai pemuncak klasemen.
“Menurut saya lebih penting tentang cara kami bermain. Kalau gagal maka kami tersingkir karena lawan yang sebelumnya tidak dihitung (dalam klasemen runner-up),” tutur Vanenburg.
Di sisi lain, Vanenburg juga berharap dukungan dari suporter. Minimnya suporter yang datang di laga kontra Brunei Darussalam sempat menjadi sorotan.
“Mudah-mudahan akan ada banyak orang (yang datang), tapi kami harus bermain seperti biasa. Itu yang paling penting, entah ada penonton atau tidak,” ucapnya.
“Tentu saja selalu menyenangkan bermain dengan dukungan penonton. Tapi kalau pun tidak ada, kami tetap harus main dengan cara yang sama dan mencoba menang,” imbuhnya.